Rumput (grass) adalah tumbuhan monokotil yang memiliki daun berbentuk sempit meruncing yang tumbuh dari dasar batang dan biasanya dipakai oleh para peternak untuk memberi makan binatang ternaknya. hal ini berbeda jika kita ke NUNUKAN - karena disana terdapat kelompok tani Pembudi daya rumput laut yang sudah terkenal dan malang melintang dalam hal budi daya rumput laut.
Di Kabupaten Nunukan, Kaltara, para petani mengeluhkan kembali turunnya harga rumput laut dari Rp10.000 per kilogram menjadi Rp8.200 per kg. penurunan harga berlangsung bertahap sejak akhir Desember 2016 lalu dari Rp10.000 per kg menjadi Rp9.500 per kg dan sekarang hanya Rp8.200 per kilogram, ungkap salah satu pembudidaya rumput laut di Jalan Tanjung Kelurahan Nunukan Barat Kabupaten Nunukan.
Mereka mengeluhkan penurunan harga rumput laut tersebut dan dikhawatirkan harga akan kembali anjlok hingga Rp4.500 per kg sebagaimana yang pernah dialami para petani pada pertengahan 2016. mereka mengatakan penurunan harga disebabkan tidak adanya pengangkutan ke Surabaya, Jatim, yang menjadi sasaran pemasaran rumput laut di daerah itu selain Makassar, Sulsel.
"Saya dapat informasi harga kembali turun karena tidak ada pengangkutan lagi ke Surabaya (Jatim). Informasinya tidak ada kapal yang selama ini biasa mengangkut rumput laut," ucap salah satu petani disana.
Namun, para petani mengaku belum memikirkan untuk mengurangi produksinya meskipun harga mengalami penurunan sebagaimana yang pernah dilakukannya pada saat harga anjlok hingga Rp4.500 per kilogram tahun lalu. "Penurunan harga (rumput laut) yang terus berlangsung di Kabupaten Nunukan menyebabkan produksi juga mengalami penurunan karena pembudidaya rumput laut banyak yang menghentikan kegiata mereka".
Mereka mengeluhkan penurunan harga rumput laut tersebut dan dikhawatirkan harga akan kembali anjlok hingga Rp4.500 per kg sebagaimana yang pernah dialami para petani pada pertengahan 2016. mereka mengatakan penurunan harga disebabkan tidak adanya pengangkutan ke Surabaya, Jatim, yang menjadi sasaran pemasaran rumput laut di daerah itu selain Makassar, Sulsel.
"Saya dapat informasi harga kembali turun karena tidak ada pengangkutan lagi ke Surabaya (Jatim). Informasinya tidak ada kapal yang selama ini biasa mengangkut rumput laut," ucap salah satu petani disana.
Namun, para petani mengaku belum memikirkan untuk mengurangi produksinya meskipun harga mengalami penurunan sebagaimana yang pernah dilakukannya pada saat harga anjlok hingga Rp4.500 per kilogram tahun lalu. "Penurunan harga (rumput laut) yang terus berlangsung di Kabupaten Nunukan menyebabkan produksi juga mengalami penurunan karena pembudidaya rumput laut banyak yang menghentikan kegiata mereka".

0 comments:
Post a Comment