Paket Kebijakan Ekonomi Jilid ke 15 sampai saat ini masih digodog oleh
Pemerintah. Paket kebijakan ini berfokus pada sektor logistik dan
diharapkan mampu mendorong perekonomian negara. Anggota Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN) Hendri
Saparini mengatakan, ada dua hal yang harus benar-benar diperhatikan
pemerintah. Di antaranya, pemerintah harus memperhatikan daya saing dan
daya beli.
Menjaga daya saing artinya ini tata niaga dan logistik untuk
produk-produk kita (dalam negeri), kemudian yang kedua adalah untuk
menjaga daya beli. Artinya distribusi logistik dan distribusi untuk
produk-produk untuk end user atau ke masyarakat menjadi suatu hal yang benar-benar penting untuk diperhatikan
pemerintah.
Jadi segala bentuk yang akan bisa meningkatkan daya beli
masyarakat, misalnya sekarang tata niaga pangan yang sebenarnya
paling utama karena inflasi pangan sekarang ini sangat tinggi, hampir
tiga kali lipat dari inflasi umum, mampu berkontribusi dalam menjaga inflasi. Harus ada tata niaga yang akan mendorong agar inflasi itu bisa terjaga
atau inflasi bisa ditekan sehingga daya beli maysarakat itu bisa
ditingkatkan.
Sebelumnya, pemerintah melalui Menteri Koordinator bidang
Perekonomian Darmin Nasution tengah mempersiapkan paket kebijakan
ekonomi jilid XV. Ditargetkan, paket kebijakan ini akan diluncurkan
akhir bulan Januari.
"Paket itu terus terang masih mencoba supaya bisa akhir bulan ini," tuturnya. Menurutnya peluncuran paket kebijakan ini perlu menunggu hasil
penelitian yang tengah dilakukan. Artinya, pluncuran paket ini tidak
hanya diluncurkan berdasarkan pembahasan seperti sebelumnya.

0 comments:
Post a Comment